0

Potensi Energi Alternatif yang Dapat dikembangkan di Indonesia

Apa potensi energi alternatif yang dapat kita kembangkan di Indonesia dewasa ini? Pertanyaan tersebut harus dapat kita jawab untuk memenuhi tantangan zaman tentang permasalahan energi baik dari sisi sumber daya sampai dengan dampaknya terhadap lingkungan.

Dewasa ini kebutuhan energi semakin meningkat penggunaannya dan sumber daya energi yang dahulu kita pakai yaitu energi fosil (minyak dan gas bumi) semakin berkurang. Hal ini tentunya menuntut kita untuk menemukan dan menggunakan sumber energi alternatif yang dapat kita gunakan untuk mengganti sumber energi berbahan fosil.

Energi alternatif yang harus kita kembangkan khususnya di Indonesia tentunya juga harus berwawasan lingkungan artinya tidak menimbulkan banyak polusi apalagi radiasi yang dapat membahayakan lingkungan.

Indonesia memiliki keuntungan secara geografis dalam hal sumber daya energi yang ada. Sebagai negara kepulauan yang terbentang seluas terbentang sepanjang 3.977 mil di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Luas daratan Indonesia adalah 1.922.570 km² dan luas perairannya 3.257.483 km².

Selain itu Indonesia memiliki banyak gunung api yang masih aktif serta negara kita terletak digaris khatulistiwa sehingga dapat merasakan hangatnya matahari sepanjang tahun.

Potensi Energi Alternatif yang Dapat dikembangkan di Indonesia

Potensi Energi Alternatif yang Dapat dikembangkan di Indonesia. sumber gambar:enformable.com

Dengan keuntungan geografis ini, belajarlistrik akan mencoba untuk memaparkan apa saja potensi energi alternatif yang dapat dikembangkan di Indonesia. Setidaknya ada 5 sumber energi alternatif yang dapat dikembangkan:

  1. Energi panas matahari
  2. Energi panas bumi
  3. Energi Angin
  4. Energi gelombang air laut
  5. Energi pengelohan sampah

Baca artikel:

Jenis Pembangkit Listrik

Cara Menghitung Biaya Pemakaian Listrik Rumah Tangga

Teknologi Ramah Lingkungan | Teknologi Masa Depan

 

1. Panas Matahari sebagai sumber energi alternatif

Salah satu karunia Tuhan yang patut kita syukuri sebagai orang Indonesia adalah iklim tropis sehingga matahari menyinari bumi Indonesia sepanjang tahun.

Panas yang dihasilkan oleh sinar matahari merupakan energi yang dapat dikatakan renewable (energi baru terbarukan) serta ramah lingkungan (green energy) karena tidak menimbulkan polusi akibat pembakaran seperti pada sumber energi fosil.

Energi panas matahari ini dapat dimanfaatkan untuk memanasi panel surya atau solar cell yang nantinya akan terkonversi menjadi energi listrik.

Panas matahari sebagai sumber energi untuk panel surya ini dapat dikatakan sebagai sumber energi  alternatif yang sangat berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia matahari menyinari seluruh wilayah Indonesia hampir sepanjang tahun. Sehingga dapat dijadikan sebagai sumber energi untuk pembankit listrik tenaga surya (solar cell).

Panas matahari sebagai potensi energi alternatif

Panas matahari sebagai potensi energi alternatif. sumber gambar: en.wikipedia.org

Ketua asosiasi  Industri Perlampuan  Listrik Indonesia memprediksi potensi energi surya Indonesia sebesar 4,8 Kwh/m2 atau sebesar 112.999 Giga watt peak . Potensi yang dimiliki oleh Indonesia jauh lebih besar dari Jerman yang telah lama mengembangkan energi panas matahari / energi surya sebagai sumber energi di negara tersebut.

Kendala pengembangan sumber energi panas matahari atau solar cell ini memang terletak pada tingginya biaya investasi awal untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya. Namun tentunya hal ini harus dicari solusi, penelitian – penelitian dibidang ini harus digalakkan agar tercipta sebuah inovasi yang mengatasi masalah mahalnya pembangunan pembangkit listrik tenaga surya ini.

Sampai saat ini total daya yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga surya di Indonesia hanya 20 MW, tentunya masih sangat  jauh dari potensi pemanfaatan energi ini di Indonesia.

2. Panas bumi sebagai sumber energi alternatif

Energi panas bumi merupakan salah satu sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan jenis energi baru terbarukan (renewable energy) . Diperkirakan suhu dipusat bumi mencapai 5400 derajat celcius. Energi panas ini dihasilkan dari aktivitas tektonik sejak planet ini diciptakan.

Pada zaman dahulu, pada masa kerajaan romawi, panas bumi digunakan sebagai sumber penghangat ruangan disaat musim dingin. Pada awal abad 20, energi panas bumi digunakan pertama kali sebagai sumber energi untuk pembangkit listrik diarea panas bumi Landarello, Italia.

Sampai saat ini sekitar 10 Gwatt listrik telah dihasilkan dari energi panas bumi ini, artinya sekitar 0,3 % dari total energi listrik dunia. Bahkan di beberapa negara seperti Filipina dan Kostarika, 15 % dari kebutuhan listriknya dihasilkan dengan pemanfaatan energi panas bumi.

Kenapa energi panas bumi dapat dijadikan sumber energi alternatif masa depan? Karena tidak seperti energi fosil yang menimbulkan polusi, energi panas bumi lebih ramah lingkungan.

Di Indonesia sendiri yang diprediksi memiliki 40 % cadangan panas bumi dunia, energi ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Kita berharap kedepan, pembangunan – pembangunan sumber energi listrik yang sedang gencar dilakukan oleh PLN lebih mengutamakan penggunaan energi panas bumi.

Panas bumi sebagai potensi energi alternatif

Panas bumi sebagai potensi energi alternatif. en.wikipedia.org

Sampai saat ini penggunaan energi panas bumi sebagai sumber pembangkit listrik di Indonesia (pembangkit listrik tenaga panas bumi /PLTP) sebesar 1.800 Mega Watt. Indonesia saat ini menduduki urutan no 3 sebagai negara yang memanfaatkan energi panas bumi terbesar di dunia.

Menurut menteri ESDM target kedepan Indonesia telah memanfaatkan energi panas bumi sebagai pembangkit listrik sebesar 3.600 Mega Watt pada tahun 2022.

3. Angin sebagai sumber energi alternatif

Angin tanpa kita sadari memiliki banyak manfaat untuk kehidupan kita sehari-hari. Dahulu sebelum mesin uap ditemukan, perahu atau kapal menggunakan layar yang memanfaatkan tenaga angin untuk menggerakkan kapal.

Dewasa ini, tenaga angin dapat kita konversikan sebagai penggerak kincir angin yang nantinya digunakan untuk memutar generator sehingga menghasilkan energi listrik.

Tenaga angin dapat dikatakan sumber energi alternatif yang terbarukan dan tentunya sangat ramah terhadap lingkungan sekitar karena tidak terjadi proses pembakaran seperti proses konversi energi fosil.

Sampai saat ini, pemanfaatan penggunaan tenaga angin sebagai sumber pembangkit listrik di dunia hampir 60.000 Mega Watt. Jerman merupakan negara yang paling banyak menggunakan pembangkit listrik tenaga angin sebesar 25 % dari total energi listrik di negara tersebut.

Angin sebagai potensi energi alternatif

Angin sebagai potensi energi alternatif. sumber gambar:www.hydro.com.au

Lalu bagaimana pemanfaatan tenaga angin sebagai sumber energi alternatif di Indonesia? Saat ini belum ada pembangkit listrik yang memanfaatkan tenaga angin di Indonesia. Namun saat ini telah berjalan proyek pembangunan pembangkit listrik yang memanfaatkan tenaga angin, yang di Indonesia disebut pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di sulawesi selatan sebesar 75 MW yang diperkirakan sudah bisa beroperasi pada tahun 2018.

Kita tentunya berharap pemanfaatan tenaga angin dan berbagai energi alternatif yang bersifat energi baru terbarukan terus menerus dikembangkan pemanfaatannya. Kementrian ESDM sendiri memperkirakan potensi tenaga angin yang dapat dikonversikan menjadi energi listrik sebesar  18.000 MW.

4. Gelombang air laut sebagai sumber energi alternatif

Salah satu keunggulan geografis yang dimiliki oleh Indonesia adalah negara ini berbentukan kepulauan yang terbentang seluas hampir 4000 mil dengan luas lautan 2 per 3 dari daratan.

Fakta geografis tersebut menurut Asosiasi Energi Laut Indonesia (ASELI) berpotensi untuk menjadikan energi gelombang air laut sebagai sumber energi yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik, Hydro powerplant atau pembangkit listrik tenaga gelombang laut (PLTGL).

Setidaknya menurut penelitian Asosiasi Energi Laut Indonesia, potensi energi listrik yang dapat dibangkitkan memanfaatkan gelombang dan arus laut sebesar 6000 Mega Watt.

Secara teknikal, pembangkit listrik tenaga gelombang laut (PLTG) memanfaatkan oscillating wave column (OWC). Dimana gelombang air laut ini akan dimasukkan ke reservoir untk dikumpulkan dan alirkan ke turbin yang nantinya akan memutar generator  sehingga listrik tercipta.

Gelombang air laut sebagai sumber energi alternatif

Gelombang air laut sebagai sumber energi alternatif

Berdasarkan prinsip kerja diatas, energi gelombang air laut merupakan energi baru terbarukan dan  energi yang sangat ramah lingkungan karena tidak menimbulkan efek berupa mpencemaran udara karena hasil pembakaran bahan bakar.

Di Indonesia sendiri berencana membangun pembangkit listrik tenaga gelombang laut (PLTGL) di daereah Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar 30 Mega Watt (MW) dn diperkirakan akan dapat beroperasi dan mulai menyuplai energi listrik di tahun 2018.

Jika proyek ini berhasil, tentunya kita berharap akan semakin banyak pembangunan pembangkitlistrik dengan menggunakan tenaga gelombang air laut sehingga kebutuhan energi di Indonesia terpenuhi dengan pemanfaatan sumber energi baru terbarukan.

5. Pengolahan sampah sebagai energi alternatif

Kenapa sampah dimasukkan sebagai salah satu potensi energi alternatif yang dapat dimanfaatkan di Indonesia? Karena permasalahan pengolahan sampah di Indonesia yang belum maksimal dalam menerapkan prinsip reduce, reuse dan recycle.

Sampah organik berpotensi untuk menghasilkan biomassa (biomass) yang dapat digunakan sebagai sumber energi panas.  Energi panas ini dapat kita gunakan untuk berbagai kepentingan salah satunya untuk pemanas ketel uap (boiler) yang dapat menghasilkan steam.

Energi steam  ini dapat dimanfaatkan untk berbagai keperluan salah satunya adalah menggerakkan turbin yang dapat digunakan untuk proses pembangkitan listrik.

Pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif

Potensi energi alternatif yang dapat dikembangkan di indonesia. sumber gambar: www.lusakatimes.com

Di Indonesia sendiri, sampah telah dimanfaatkan untuk proses pembangkitan listrik, disebut sebagai pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa). Setidaknya di tujuh kota besar di Indonesia telah beroperasi pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).

Kesimpulan

Setidaknya sampai saat ini, lima energi elternatif diatas dapat digunakan sebagai sumber energi baru terbarukan yang harus dikembangkan di Indonesia. Energi yang lebih ramah lingkungan dan bersifat terbarukan.

Semoga tulisan singkat yang diramu dari berbagai sumber tentang Potensi energi alternatif yang dapat dikembangkan di indonesia bermanfaat.

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *