Cara Menghitung Biaya Pemakaian Listrik Rumah Tangga

Sering kita mendengar keluhan masyarakat: Bagaimana cara menghitung biaya pemakaian listrik bulanan, Kok biaya bulan ini mahal banget sih?. Sebenarnya kita bisa menghitung sendiri biaya listrik yang kita bayarkan tiap bulan, minimal kita bisa membuat perkiraan biaya bulanan yang akan kita bayarkan.

Yuk, hitung sendiri tagihan listrik bulanan kita

Yuk, hitung sendiri tagihan listrik bulanan kita

Dewasa ini listrik merupakan kebutuhan primer setiap penduduk. Setiap rumah memerlukan energi listrik untuk berbagai keperluan.

Berapa tagihan listrik bulanan yang harus kita bayarkan

Berapa tagihan listrik bulanan yang harus kita bayarkan

Mulai dari keperluan penerangan , hiburan (televisi, radio, komputer),  keperluan dapur (kulkas, rice cooker, microwave) hampir semuanya menggunakan energi listrik.

Peralatan listrik rumah tangga

Peralatan listrik rumah tangga

Kita sebagai pengguna listrik (customers) dari PLN (Perusahaan penyedia listrik) harus membayar biaya penggunaan listrik tersebut tiap bulannya.

Besaran biaya yang harus kita bayar tentunya berbeda-beda tiap bulannya. Disini penulis akan mencoba menjelaskan bagaimana cara menghitung biaya listrik bulanan sehingga kita dapat menghitung berapa biaya yang kita bayarkan berdasarkan pemakaian harian kita.

Dengan mengetahui cara menghitung biaya penggunaan listrik kita dapat melakukan complain jika kita rasa biaya yang harus kita bayarkan terlalu besar atau terjadi salah hitung oleh petugas PLN.

Kenali Satuan Energi Listrik untuk Mengetahui Biaya Pemakaian Listrik

 

Untuk memudahkan perhitungan, ada baiknya kita mengetahui satuan-satuan listrik yang tentunya sangat berkaitan dengan pembayaran yang akan dibayarkan.

P (power) = Watt  = adalah daya yang dibutuhkan suatu peralatan untuk beroperasi

I (Intensity) = Ampere =  adalah besar arus listrik yang mengalir yang dibutuhkan oleh suatu peralatan

V (voltage) = Volt = adalah tegangan yang dibutuhkan oleh suatu peralatan

E (Energy) = Watt Hour (WH) = Besarnya daya yang dibutuhkan oleh suatu peralatan untuk beroperasi selama 1 jam

Lalu apa yang harus kita bayar setiap bulan? Yang harus kita bayar setiap bulan adalah jumlah Watt Hour atau disingkat WH atau Kilo Watt Hour / Kwh (energi listrik dalam satuan 1000).

Untuk memudahkan perhitungan, kita perlu mengingat kembali pelajaran fisika kita ketika SMA tentang perhitungan energi dan daya listrik.

P = V x I

Dimana:

P: daya (Watt)

V: Tegangan (Volt)

I : Arus (Ampere)

Cara Menghitung Biaya Pemakaian Listrik

Kita mulai masuk ke perhitungan bagaimana cara menghitung biaya pemakaian listrik bulanan kita. Misalkan dalam suatu rumah kita mempunyai beberapa peralatan listrik yang berjalan berapa jam dalam satu hari selama 1 bulan.

  • Lampu 20 Watt 4 buah hidup selama 8 jam sehari
  • Lampu 40 Watt 2 buah hidup selama 4 jam sehari
  • TV 100 Watt hidup selama 10 jam sehari
  • Kulkas 1 Ampere hidup selama 24 jam
  • Rice cooker 50 Watt selama 24 jam
  • Air conditioner (AC) 2 Ampere hidup selama 8 jam sehari

Kita dapat memperhitungkan berapa biaya listrik yang dibebankan kita sebagai customers tiap bulannya.

Tegangan: 220 Volt AC, lalu kita ilustrasikan pemakaian listrik harian kita sebagai berikut:

Contoh pemakaian peralatan listrik rumah tangga dalam satu hari

Contoh pemakaian peralatan listrik rumah tangga dalam satu hari

Dalam sehari jumlah energi yang kita gunakan sebanyak 11,96 Kwh

Sehingga jumlah energi yang kita gunakan dalam satu bulan (anggap saja 30 hari) =

11,96 Kwh x 30 = 358,8 Kwh

PLN mempunyai tarif dasar listrik (TDL) yang harus dibayar, untuk pelanggan 900 VA, tarif per Kwh = Rp. 1024 / Kwh (update tarif per 1 Maret 2017) dan untuk pelanggan 1300 VA keatas (kategori pelanggan non subsidi) dikenakan tarif sebesar Rp. 1467,28 / Kwh (update tarif per 1 Januari 2017).

Tarif dasar listrik PLN update tahun 2017

Tarif dasar listrik PLN update tahun 2017

Jika kita merupakan pelanggan 1300 VA maka tarif yang kita bayarkan berdasarkan skema perhitungan diatas adalah:

Biaya yang harus dibayar              = Jumlah Energi yang kita pakai (Kwh) x Tarif per Kwh

= 358,8 x Rp. 1467,28

= Rp. 526.460,00

Bagaimana sobat <a href=’http://belajarlistrik.com’ title=’belajar listrik’>belajarlistrik.com</a>, mudah bukan dalam melakukan perhitungan biaya listrik yang harus kita bayar setiap bulan.

Total Kwh yang telah digunakan dilihat dari Khw meter yang terpasang

Total Kwh yang telah digunakan dilihat dari Khw meter yang terpasang

Untuk memastikan perhitungan yang sudah kita lakukan benar, kita bisa cek di angka Kwh meter yang terpasang dirumah kita masing-masing. Kita catat pemakaian kita di akhir bulan, lalu kita selisihkan dengan angka yang tertera pada kwh meter kita pada akhir  bulan selanjutnya.

Mudah bukan sobat.

Baca juga artikel terkait tentang:

Belajar PLC untuk Pemula

Belajar SCADA untuk Pemula

Belajar Mikrokontroler untuk Pemula

Published on Apr 14, 2017 | Under Belajar listrik | By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutorial Listrik | Belajar Mikrokontroler Arduino | Aplikasi PLC SCADA | Belajarlistrik