Belajar SCADA, Tutorial dan Prinsip Kerja SCADA

Mengapa harus belajar SCADA?

Kenapa seorang electrical engineer harus belajar SCADA?. Karena dalam proses industri yang kompleks, sulit rasanya untuk mengontrol semua proses secara manual. Untuk itu diperlukan suatu sistem kontrol yang dapat melakukan tugas-tugas seperti mengontrol, mengumpulkan data, analisis dan membuat laporan terhadap sistem. Sistem kontrol seperti itu dapat kita temui dalam SCADA. Untuk memudahkan belajar SCADA, teman-teman juga bisa belajar PLC terlebih dahulu. (baca: belajar PLC untuk pemula)

Supervisory control and data acquitition

Supervisory control and data acquitition

SCADA merupakan singkatan dari supervisory control and data acquisition. sesuai namanya sistem SCADA dapat melakukan fungsi:

Supervisory control – Belajar SCADA

Dapat memonitoring serta melakukan kontrol dan perubahan-perubahan parameter control dalam sebuah sistem kontrol. Dengan SCADA, operator dapat melakukan perubahan-perubahan proses dan memonitornya hanya dengan merubah parameter-parameter dari Human Machine Interface (HMI).

Sistem SCADA memungkinkan pengguna (user) untuk menghubungkan beberapa controller seperti PLC, RTU dan juga sensor-sensor untuk dikontrol dan diatur dalam suatu sistem. Dengan sistem terpusat seperti ini tentunya akan membuat proses otomatisasi kegiatan pabrik lebih dapat terkontrol dan di monitor dalam satu display.

Sistem SCADA juga memungkinka kita untuk melakukan proses data (data processing) sehingga proses pengolahan data tidak hanya dilakukan oleh PLC. Dengan kemampuan seperti ini membuat kita lebih dapat menghemat penggunaan memori pada PLC.

Data acquisition – Belajar SCADA

Dapat mengumpulkan (collect) data dan memproses data per event serta menampilkan tranding untuk memudahkan analisa dalam sebuah proses industri. Proses konvensional seperti operator mencatat data pada lembar logsheet per 2 jam dapat digantikan oleh SCADA. Bahkan dengan SCADA, kita dapat menampilkan data tersebut dalam bentuk grafik sehingga memudahkan kita untuk menganalisa proses industri yang sedang dijalankan.

Dengan kemampuan trending parameter dan alarm, sistem SCADA memungkinkan kita dapat menganalisa kehandalan atau gangguan apa saja yang tercatat dalam sistem. Sehingga kita dapat melakukan perencanaan pemeliharaan  (predictive maintenance) berdasarkan hasil perekaman (record) data dari sistem SCADA.

Komponen – komponen SCADA | Belajar SCADA

1. Human Machine Interface

Sebuah monitor yang berfungsi untuk menampilkan hasil monitoring data dan proses yang sedang berjalan ke operator secara realtime.

2. Supervisory system (Computer)

Berfungsi untuk mengumpulkan data yang dikirim oleh RTU dan PLC untuk diolah dan ditampilkan ke Human Machine Interface (HMI).

3. Remote Terminal Units

Berfungsi untuk berkomunikasi dengan sensor-sensor, tranducer untuk selanjutnya akan meneruskan data dari sensor, converter dan tranducer ke supervisory system.

4. Programmable Logic Controller

Untuk mmelakukan kontrol terhadap field instrument yang membutuhkan proses kontrol kompleks yang tidak dapat dikontrol oleh RTU.

5. Communication device

Berfungsi untuk melakukan komunikasi antar controller, computer, RTU.

Konsep SCADA | Belajar SCADA

Secara umum SCADA digunakan untuk sentraliasi semua proses industri/sistem dalam satu sistem yang terintegrasi. Tentunya hal ini akan memudahkan operator untuk menjalankan pabrik/industri/power plant secara terintegrasi. Dengan SCADA kita dapat membuat proses yang kompleks dapat dibuat secara lebih sederhana dalam proses pengontrolannya.

Untuk lebih memudahkan proses pemahaman dalam belajar SCADA, perhatikan diagram blok dibawah ini:

Arsitektur sistem SCADA untuk memudahkan belajar SCADA

Arsitektur sistem SCADA untuk memudahkan belajar SCADA

SCADA pada konsepnya akan meneruskan beberapa input yang didapat melalui PLC dan RTU untuk selanjutnya diolah untuk ditampilkan pad HMI dan memproses data yang masuk untuk kemudian akan memerintahkan PLC untuk bekerja sesuai yang dikehendaki.

Dengan berbagai macam keunggulan dan kehandalan sistem, tidak sulit rasanya bagi kita (baik electrical maupun instrument engineer) untuk menemukan alasan kenapa kita harus mulai belajar SCADA untuk proses industri.

Demikian penjelasan singkat belajarlistrik.com tentang belajar SCADA, semoga bermanfaat.

Sumber:

“electrical-engineering-portal.com/an-introduction-to-scada-for-electrical-engineers-beginners”

Published on Mar 30, 2017 | Under Belajar SCADA | By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutorial Listrik | Belajar Mikrokontroler Arduino | Aplikasi PLC SCADA | Belajarlistrik