2

Belajar Mikrokontroler dan Arduino dengan software Proteus

Belajar Mikrokontroler dan Arduino sekarang dapat dipermudah dengan adanya software Proteus. Proteus merupakan software/program yang dapat digunakan untuk simulasi program dan rangkaian mikrokontroler yang telah kita buat.

Mikrokontroler dan Arduino merupakan jenis controller / pengendali yang sangat populer saat ini, dengan sistem programmable menjadikan mikrokontroler menjadi controller yang dapat dengan mudah digunakan untuk mengontrol rangkaian elektronika maupun kelistrikan. Mikrokontroler merupakan integrated circuit / chip yang dapat menyimpan program didalamnya.

Tampilan kerja software proteus

Tampilan kerja software proteus

Mikrokontroler terdiri dari CPU (Central Processing Unit), memori, Input/Output I/O, SPI dan fungsi tambahan seperti Analog to Digital Converter (ADC). Dengan beragam fitur yang dimiliki mikrokontroler membuat mikrokontroler populer dan sering digunakan untuk membuat kendali otomasi dalam skala industri kecil dan robotika.

Library proteus

Library proteus

Penggunaan Mikrokontroler:

  • Robotika
  • Industri
  • Otomasi
  • Lengan Robot

Penggunaan software Proteus

Proteus merupakan perangkat lunak yang dikembangkan oleh Labcenter Electronic yang dapat digunakan untuk menggambar berbagai macam rangkaian elektronik, mensimulasikan rangkaian yang telah kita buat, berikut beberapa fungsi yang dapat kita gunakan dalam proteus:

  • Menggambar rangkaian elektronika
  • Mencetak PCB
  • Mensimulasikan rangkaian analog
  • Mensimulasikan rangkaian digital
  • Mensimulasikan rangkaian kontrol
  • Pengukuran / Measurement

Selain itu, Proteus juga dilengkapi dengan berbagai macam library berbagai macam komponen yang cukup lengkap, ada beragam jenis mikrokontroler dengan berbagai macam merk seperti AVR, MCS, PIC, Paralax, Arduino dsb. Dilengkapi dengan berbagai macam library sensor seperti LM35, SHT 11, DHT 11, Ultrasonic.Dilengkapi dengan library komunikasi serial, LCD, dan banyak fitur yang sering kita gunakan dalam robotika dan otomasi.

Penggunaan Proteus untuk belajar Mikrokontroler

Mikrokontroler sering kita gunakan untuk berbagai macam tujuan, robotika, otomasi, ataupun beragam macam project kendali otomatis lainnya. Dengan menggunakan Proteus kita dapat membuat, menguji dan meng commisioning project yang kita buat sehingga kita dapat menguji kehandalan program dan rangkaian yang kita buat tanpa harus merakit secara hardware komponen elektronikanya.

Fitur mikrokontroler pada proteus juga memungkinkan kita untuk mengatur clock frekuensi yang akan kita buat di Mikrokontroler sehingga simulasi yang kita buat realtime seperti pada kenyataannya.

Untuk mendownload/upload program yang kita buat ke proteus pun sangat mudah, compiler apapun yang kita gunakan, Basic compiler AVR (Bascom), Codevision AVR, MikroC, BasicC, atau assembly pun dapat kita gunakan, karena yang dibaca oleh program proteus dalam file yang berkstensi *hex yang merupakan hasil kompilasi (compile) dari berbagai macam compiler tadi.

Berikut cara untuk download /upload program ke proteus:

  1. Compile program dari compiler (Bascom AVR, Codevision, MikroC, dsb)
  2. Compile tadi akan menghasilkan file berekstensi *hex
  3. Lalu double click pada mikrokontroler yang ingin kita program
  4. Muncul tab window seperti dibawah
  5. Cari file *hex yang merupakan hasil kompilasi dari compiler yang kita gunakanCara download program mikrokontroler ke proteusCara download program mikrokontroler ke proteus

Jalankan proteun (Run)

Tampilan simulasi mirkokontroler pada software proteus

Tampilan simulasi mirkokontroler pada software proteus

Program yang telah dijalankan.

Semoga bermanfaat

#Mariberbagi

admin

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *